Oktober 07, 2011

Caput Succedaneum

Pengertian Caput Succedaneum
Caput succedaneum ini ditemukan biasanya pada presentasi kepala, sesuai dengan posisi bagian yang bersangkutan. Pada bagian tersebut terjadi oedema sebagai akibat pengeluaran serum dari pembuluh darah. Caput succedaneum tidak memerlukan pengobatan khusus dan biasanya menghilang setelah 2-5 hari. (Sarwono, 2002).
Kejadian Caput succedaneum pada bayi sendiri adalah benjolan pada kepala bayi akibat tekanan uterus atau dinding vagina dan juga pada persalinan dengan tindakan vakum ekstraksi. (Saifuddin, 2001).
Caput succedaneum adalah kelainan ini akibat sekunder dari tekanan uterus atau dinding vagina pada kepala bayi sebatas caput. Keadaan ini dapat pula terjadi pada kelahiran spontan dan biasanya menghilang dalam 2-4 hari setelah lahir. Tidak diperlukan tindakan dan tidak ada gejala sisa yang dilaporkan. (Sarwono, 2002).
Caput succedaneum adalah benjolan yang membulat disebabkan kepala tertekan leher rahim yang saat itu belum membuka penuh yang akan menghilang dalam waktu satu dua hari.

Penyebab Caput Succedaneum
Caput succedaneum terjadi karena adanya tekanan yang kuat pada kepala pada saat memasuki jalan lahir sehingga terjadi bendungan sirkulasi perifer dan limfe yang disertai dengan pengeluaran cairan tubuh ke jaringan ekstravaskuler. Keadaan ini bisa terjadi pada partus lama atau persalinan dengan Vaccum ektrasi.


Faktor Predisposisi Caput Succedaneum


Faktor predisposisi terjadinya Caput succedaneum antara lain:
S  Makrosomia
S  disproporsi sefalopelvik
S  Distosia
S  persalinan lama
S  persalinan yang diakhiri dengan alat (ekstraksi vakum dan forceps)
S  kelahiran sungsang
S  presentasi bokong
S  presentasi muka
S  kelainan bayi letak lintang

 Gejala Caput Succedaneum
Gejala terjadinya Caput succedaneum antara lain:
1)      Udema di kepala
2)      Terasa lembut dan lunak pada perabaan
3)      Benjolan berisi serum dan kadang bercampur dengan darah
4)      Udema melampaui tulang tengkorak
5)      Batas yang tidak jelas
6)      Permukaan kulit pada benjolan berwarna ungu atau kemerahan
7)      Benjolan akan menghilang sekitar 2-3 minggu tanpa pengobatan.(Dewi, 2010)

Patofisiologi Caput Succedaneum
Kelainan ini timbul karena tekanan yang keras pada kepala ketika memasuki jalan lahir sehingga terjadi bendungan sirkulasi kapiler dan limfe disertai pengeluaran cairan tubuh ke jaringan extravasa. Benjolan caput ini berisi cairan serum dan sering bercampur dengan sedikit darah. Benjolan dapat terjadi sebagai akibat bertumpang tindihnya tulang kepala di daerah sutura pada suatu proses kelahiran sebagai salah satu upaya bayi untuk mengecilkan lingkaran kepalanya agar dapat melalui jalan lahir. Umumnya moulage ini ditemukan pada sutura sagitalis dan terlihat segera setelah bayi lahir. Moulage ini umumnya jelas terlihat pada bayi premature dan akan hilang sendiri dalam satu sampai dua hari. (Markum, 1991)

Komplikasi Caput Succedaneum
Komplikasi Caput Succedaneum antara lain:
1.    Infeksi
Infeksi pada caput succedaneum bisa terjadi karena kulit kepala terluka.
2.    Ikterus
Pada bayi yang terkena caput succedanieum dapat menyebabkan ikterus karena inkompatibilitas faktor Rh atau golongan darah A, B, O antara ibu dan bayi.
3.    Anemia
Anemia bisa terjadi pada bayi yang terkena caput succedanieum karena pada benjolan terjadi perdarahan yang hebat atau perdarahan yang banyak.

Penatalaksanaan Caput Succedaneum
Penatalaksanaan Caput Succedaneum antara lain:
1.      Perawatan bayi sama dengan  perawatan bayi normal.
2.      Pengawasan keadaan umum bayi.
3.      Berikan lingkungan yang baik, adanya ventilasi dan sinar matahari yang  cukup.
4.      Pemberian ASI yang adekuat, bidan harus mengajarkan pada ibu teknik menyusui dengan benar.
5.      Pencegahan infeksi harus dilakukan untuk menghindari adanya infeksi pada benjolan.
6.      Berikan konseling pada orang tua, tentang:
Ø  Keadaan trauma yang dialami oleh bayi
Ø  Jelaskan bahwa benjolan akan menghilang dengan sendirinya setelah sampai 3 minggu tanpa pengobatan.
Ø  Perawatan bayi sehari-hari.
Ø  Manfaat dan teknik pemberian ASI.

September 07, 2011

biography of Maher Zain


Maher’s first musical inspiration came from his father, who was a singer himself, performing locally in the beautiful Mediterranean city of Tripoli – Lebanon. Fascinated by the music and instruments, Maher got his first keyboard when he was only ten and ever since music officially became part of Maher’s world.

The family moved to Sweden when Maher was only 8, where he continued his schooling, and later entered university and got a Bachelors degree in Aeronautical Engineering. With things changing around him, one thing remained the same – his strong passion for music. He would spend late nights at school with his friends where they would sing, rap, compose and experiment with music in every way. It didn’t take him long to realize that music became an integral part of who he is.


After being involved for a while in the music scene in Sweden as a music producer, Maher was introduced to RedOne, a gifted music producer who was fast rising in the music scene in Sweden. Maher started working with RedOne with Swedish artists, and later moved with him to New York. For a few years he was in the middle of the hot rush of the NY music industry, working with chart topping artists such as Kat Deluna on her debut album which included smash hits ‘Whine up’ and ‘Run the Show’.


                              
Maher had what many would describe as a dream job for someone so young in such a glamorous business, but for Maher it felt like this was far from what he would call ‘the dream’, “I loved the music but I hated everything that surrounded it, it always felt like something wasn’t right”. RedOne was on the verge of breaking into the big time, going on to work with artists like Akon, Lady Gaga, Enrique Iglesias, Brandy, New Kids on the Block, and Michael Jackson to mention just a few, and becoming one of the most sought-after music producers in the world. Maher however was restless and eventually decided that the music industry and all that surrounded wasn’t the right place for him and he returned to Sweden. It wasn’t until he met a group of brothers who were active in the Islamic community in Stockholm and he started regularly attending his local mosque that he felt like he’d reached ‘home’.



Maher feels blessed to able to finally find the right way, and feels like it’s his turn now to help others through his music to do the same: “If I had one thing I’d like to tell people out there it would be that it’s so easy to see the right way if we just open our eyes and look properly; that’s what happened to me.”

Juli 16, 2011

What wrong with Eyes ??



Mata adalah salah satu dari indera tubuh manusia yang sangat kompleks & berfungsi untuk penglihatan. Meskipun fungsinya bagi kehidupan manusia sangat penting, namun sering kali kurang terperhatikan, sehingga banyak penyakit yang menyerang mata tidak diobati dengan baik & menyebabkan gangguan penglihatan sampai kebutaan.Mata merupakan organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. 
Mata yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual.Berikut ini 7 fakta menarik tentang mata:
1. Mata Akan Berair Ketika Mereka Kering
Mungkin terdengar gila, tapi ini adalah salah satu fakta aneh tentang mata Kita. air mata Kita terdiri dari 3 komponen yang berbeda yaitu air, lendir dan lemak. Jika ketiga komponen ini tidak persis dalam jumlah yang tepat, maka mata Kita bisa menjadi kering. Otak Kita menanggapi kekeringan itu dengan memproduksi air ekstra. 

2. Lensa Mata Bergerak Lebih Cepat Daripada Lensa Kamera Manapun
Di belakang pupil mata terdapat sebuah lensa alami yang yang berfungsi untuk memfokuskan pkitangan pada objek yang Kita lihat. Luangkan waktu sebentar untuk melihat ke sekeliling ruangan dan berpikir tentang berapa banyak jarak benda yang berbeda yang Kita fokuskan. Setiap kali Kita melakukan ini, lensa di mata Kita segera mengubah fokus tanpa Kita menyadarinya! Bandingkan dengan lensa kamera yang mengambil beberapa detik untuk jarak dan fokus yang berbeda antara satu sama lain.

3. Mata Berkedip Sekitar 15.000 Kali Setiap Hari
Berkedip merupakan fungsi mata yg semi disengaja, ini berarti bahwa berkedip tidak hanya dilakukan secara otomatis, tetapi orang juga dapat memaksa untuk berkedip bila diperlukan. Mata berkedip kira-kira 15.000 kali per hari .Berkedip adalah fungsi yang sangat penting dari mata Kita karena membantu menghilangkan kotoran pada permukaan mata Kita, dengan menyebarkan air mata segar di atas mereka. Air mata ini membantu untuk menyehatkan mata Kita dengan oksigen dan juga memiliki sifat anti-bakteri penting. Kita dapat mengasumsikan fungsi berkedip mirip dengan fungsi wiper pada mobil kita, membersihkan dan menghapus segala sesuatu untuk membuat Kita melihat dengan jelas.


4. Mata Akan Berkembang Sempurna Pada Usia 7 Tahun
Pada usia 7 tahun mata kita telah berkembang sempurna dan secara fisiologis telah mirip dengan mata orang dewasa. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai alasan yg penting untuk menyembuhkan “mata malas” (=adalah suatu keadaan dimana tajam penglihatan tidak dapat optimal tanpa adanya kelainan organik ) sebelum kita mencapai umur ini. Semakin awal “mata malas” didiagnosis maka semakin besar kesempatan untuk menyembuhkannya, karena mata masih berkembang dan masih dapat berubah dalam penglihatan. Setelah usia 7 tahun tidak ada perawatan yg mampu mengubah penglihatan mata.

5. Setiap Orang Membutuhkan Kaca Mata Pada Usia Tua
Jika Kita membaca artikel ini dan berada di bawah 40 tahun dengan visibilitas yang sempurna, saya dapat mengatakan dengan kepastian yang mutlak bahwa Kita akan memerlukan kacamata baca di saat-saat tertentu di masa depan. Sekitar 99% dari penduduk dunia, usia pertama kali Kita akan mulai membutuhkan kacamata baca adalah antara 43 dan 50 tahun. Hal ini karena lensa mata Kita secara bertahap kehilangan kemampuan mereka untuk fokus seiring bertambahnya usia. Untuk focus melihat benda2 yg jaraknya dekat lensa mata Kita telah berubah bentuk dari bentuk flat ke bentuk yg lebih bulat sehingga akan kehilangan kemampuan untuk melakukan hal ini ketika Kita beranjak lebih tua.

6. Setiap Orang Akan Mengalami Katarak Ketika Mereka Tua
Orang tidak menyadari bahwa katarak merupakan sebuah konsekuensi normal ketika mencapai usia tua dan setiap orang akan mengalaminya pada saat tertentu pada usia tua mereka. Kita dapat menganggap katarak sama dengan rambut yg berubah menjadi putih seiring bertambahnya usia yang merupakan perubahan alami seiring bertambahnya usia. Rata-rata usia orang pertama kali mendapatkan katarak adalah sekitar usia 70 tahun dan 80 tahun, Kita dijamin akan memiliki katarak! Ini sama dengan Kita tidak mungkin menemukan orang berusia 80 tahun tanpa rambut putih, begitupun kita tidak akan menemukan orang berusia 80 tahun tanpa menderita katarak.

7. Diabetes Sering Dideteksi Pertama Kali Dengan Melakukan Tes Mata
Orang yang menderita diabetes tipe 2 (jenis yang akan berkembang di kemudian hari) sering mengalami gejala-bebas, yang berarti mereka sering tidak tahu bahwa mereka menderita diabetes. Jenis diabetes ini biasanya dapat diketahui dengan tes mata, karena dapat dilihat sebagai perdarahan kecil dari pembuluh darah yang bocor di belakang mata Kita. Hal ini tentu merupakan alasan yang baik untuk melakukan tes mata secara rutin

Juli 02, 2011

Health Knowledge


Do you know ??
Terapi air putih sembuhkan penyakit. Air sangatlah bermanfaat bagi kelangsungan hidup setiap manusia, keberadaannya sangat dibutuhkan tubuh. Air tidak hanya berfungsi untuk memuaskan dahaga. Tetapi, air merupakan obat yang sangat efektif untuk menjaga kesehatan, menjernihkan pikiran, dan menjaga keseimbangan dalam jaringan-jaringan tubuh Anda. Tahukah Anda, sebagian besar dari tubuh terdiri dari air dan setiap sel sebagian besar terdiri dari air. 70% dari tubuh Anda terdiri atas air. Air ini digunakan terus-menerus dalam proses kehidupan. Karena itu, Anda harus selalu mengisi persediaan.
 Air memberi kontribusi lebih dari 2/3 berat tubuh manusia. Tanpa air dalam beberapa hari, kemungkinan besar kita akan mati kehausan.
Kekurangan air dapat menyebabkan dehidrasi pada tubuh kita, yang berakibat kepada kinerja tubuh dan otak. Manusia jadi cepat lupa, sukar menyelesaikan soal matematika sederhana, sulit berkonsentrasi. Dehidrasi juga menyebabkan anda lekas lelah. Dan semua adalah contoh nyata pentingnya air.
Tidak hanya itu, menurut ilmu pengetahuan, 95% otak kita terbuat dari air, 82% darah dari air dan jantung 75%, paru – paru 86%, ginjal 83%. Bayangkan betapa pentingnya keberadaan air pada tubuh kita.
Terapi Air Putih
Dikarenakan pentingnya air maka tidak heran jika muncul sebuah metode pengobatan bernama terapi air putih. Dimana air putih dijadikan obat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit berat seperti jantung, kanker,diabetes, hipertensi dan lainnya.

Cara menerapkan terapi air putih terbilang amat mudah dan tanpa efek samping (kecuali anda akan sering buang air kecil), anda cukup menghabiskan air sebanyak 1.5 liter setiap bangun tidur – sebelum makan atau lakukan aktifitas apapun termasuk gosok gigi – kemudian mandi dan tunggu selama 45 menit baru anda dapat makan dan minum kembali.
Terapi air putih dapat menyembuhkan penyakit-penyakit berikut ini berserta lama waktu terapi:
  1. Tekanan darah tinggi,lama waktu terapi 30 hari
  2. Asam lambung,lama waktu terapi 10 hari
  3. Diabetes,lama waktu terapi 1 bulan
  4. Susah buang air besar,lama waktu terapi 10 hari
  5. Penyakit Kanker,lama waktu terapi 8 bulan
  6. TBC / Tuberculosis,lama waktu terapi 3 bulan
  7. Penyakit Jantung,lama waktu terapi 1 bulan
Jika anda tertarik, silahkan praktekan. Toh tidak ada ruginya sama sekali, dikarenakan terapi air putih tidak memakan biaya, juga tidak ada efek samping fatal. Dan unsur air ini memang sangat dibutuhkan tubuh kita yang 70% nya adalah air. Semoga bermanfaat.

Juni 02, 2011

radiasi ponsel tingkatkan kanker otak

Bagi manusia modern dengan aktivitasnya yang padat setiap hari tidak mungkin lepas dari ponsel.  Dari hari ke hari jenisnya semakin bertambah dengan kemampuan yang juga semakin meningkat. Banyak perusahaan?jasa telepon seluler belakangan ini menggunakan frekuensi 1.800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan frekuensi sebelumnya yang hanya 900 MHz. Banyak keuntungan yang diperoleh dengan penggunaan frekuensi tinggi, khususnya perambatan gelombang. Selain itu, pada frekuensi 1.800 MHz saluran yang tersedia juga lebih banyak. Namun, keadaan tersebut sebaiknya harus kita waspadai sejak dini.

Hasil penelitian terbaru mengungkapkan radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform. Penelitian dilakukan oleh tim yang terdiri dari 31 ilmuwan dari 14 negara, termasuk Amerika Serikat. Keputusan dibuat setelah dilakukan peninjauan lebih mendalam tentang keamanan menggunakan ponsel. Tim menemukan cukup bukti untuk mengkategorikan radiasi ponsel sebagai sejenis zat berbahaya bagi manusia.

Tim menemukan bukti peningkatan glioma dan peningkatan resiko kanker otak akustik neuroma bagi pengguna ponsel. Namun belum dapat menarik kesimpulan untuk jenis kanker lainnya. Saat ini Badan Lingkungan Eropa telah mendorong untuk studi lebih lanjut. Badan independen ini mengungkap ponsel bisa menimbulkan resiko yang sama besarnya dengan merokok, asbes dan bensin bertimbal.



Sebenarnya radiasi apa pun, besar atau kecil bisa berdampak pada tubuh manusia. Cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak radiasi ponsel, diantaranya sebagai berikut:
1. Gunakan handsfree atau bluetooth
Cara paling mudah untuk mengurangi dampak radiasi ponsel adalah menggunakan perangkat yang tidak langsung ke ponsel seperti hands free atau bluetooth.
Cara ini menjauhkan pemancar sinyal dari otak di kepala, namun tidak bisa mencegah risiko impotensi selama masih dikantongi di celana. Perangkat bebas genggam nirkabel, misalnya bluetooth juga masih memancarkan radiasinya sendiri meski lebih sedikit.
2. Manfaatkan layanan pesan singkat (SMS)
Radiasi yang dipancarkan saat berkirim pesan singkat lebih sedikit dibandingkan saat menerima atau melakukan panggilan suara. Selain itu, posisi ponsel saat berkirim pesan berada lebih jauh dari kepala dibandingkan saat telepon.
3. Jangan simpan ponsel di bawah bantal
Meski sedang tidak digunakan, ponsel dalam posisi stand by (tetap menyala) masih memancarkan radiasi agar selalu terhubung dengan jaringannya. Meletakkan ponsel di bawah bantal saat tidur akan mendekatkannya dengan kepala sehingga otak akan terpapar radiasi sepanjang malam.
4. Jangan simpan ponsel di kantong baju atau celana
Otak bukan satu-satunya organ tubuh manusia yang terpengaruh oleh radiasi ponsel. Penelitian membuktikan, radiasi bisa mempengaruhi kualitas sperma pria dan meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Untuk mengurangi risiko tersebut, ada baiknya ponsel disimpan di tas kecil yang bisa dijinjng ke mana-mana.
5. Gunakan casing (tutup) antiradiasi
Berbagai produk untuk mengurangi radiasi ponsel banyak ditawarkan di pasaran, mulai dari stiker antiradiasi hingga casing khusus untuk ponsel cerdas yang radiasinya cukup tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casing antiradiasi mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.